Tanda Bukti Pembayaran

Bila suatu perusahaan/organisasi menerima atau mengeluarkan sejumlah uang, harus ada tanda-tanda buktinya. Tanda bukti tersebut dibutuhkan dengan tujuan agar karyawan perusahaan, terutama bendahara tidak mudah melakukan kebohongan (korupsi) sehingga perusahaan/organisasi bisa menghasilkan keuntungan yang lebih banyak. Ada empat macam tanda-tanda bukti pembayaran yang akan diuraikan sebagai berikut:
Kwitansi
Selembar kertas sebagai tanda bukti penerimaan maupun pengeluaran uang yang artinya dengan kwitansi itu kita benar-benar telah membayar sejumlah uang pada seseorang atau kita benar-benar menerima sejumlah uang dari orang lain. Setiap lembaran kwitansi mempunyai dua sisi, yaitu sisi sebelah kiri kolom yang kecil disimpan oleh perusahaan/organisasi tersebut. Sisi ini disebut juga lembar souche. Sisi sebelah kanan kolom yang besar diberikan kepada pembeli/pembayar sebagai tanda bukti telah membayar.  
Faktur
Suatu lembaran kertas yang berisi keterangan menyatakan berapa jumlah barang, jenis barang, harga satuan, jumlah harga dari barang tersebut, serta tanggal penyerahan pesanan barang tersebut. Faktur terdiri dari tiga rangkap dengan warna yang berbeda (putih, biru, merah, atau yang lainnya). Pada saat barang itu diserahkan, lembar pertama diserahkan kepada pemesan. Sedangkan lembar kedua dan ketiga setelah ditandatangani oleh petugas penerima barang, disimpan oleh penjual. Faktur berfungsi sebagai tanda bukti penerimaan atas penjualan sejumlah barang, serta sebagai tanda bukti pengeluaran atas pembelian sejumlah barang.
Bon/Nota
Selembar kertas yang merupakan tanda bukti bahwa kita telah membeku suatu barang secara tunai. Bon pada umumnya digunakan bila kita berbelanja di toko-toko barang pembelian harian dan biasanya dalam jumlah yang tidak terlalu besar. 
Cek
Tanda bukti/alat pembayaran yang biasa dilakukan dalam jumlah besar oleh perusahaan. Tujuan pembayaran melalui cek supaya pembawa uang yang besar itu aman dari perampokan, penodongan, atau pencurian. Selain cek, juga ada cara yang lebih mudah membayar suatu barang, yaitu dengan cara mentransfer uang ke bank.

Arti Penting Hukum Bagi Warga Negara

PENGERTIAN HUKUM
Hukum adalah himpunan petunjuk hidup (perintah dan larangan) yang mengatur tata tertib dalam masyarakat yang seharusnya ditaati oleh seluruh anggota masyarakat. 


UNSUR-UNSUR HUKUM
  • Peraturan mengenai tingkah laku dalam pergaulan masyarakat.
  • Peraturan itu diadakan oleh badan-badan resmi yang berwajib.
  • Peraturan itu pada umumnya bersifat memaksa.
  • Sanksi terhadap pelanggaran peraturan itu adalah tegas.

CIRI-CIRI HUKUM
  • Adanya perintah dan/atau larangan.
  • Perintah dan/atau larangan tersebut harus ditaati setiap orang.

TUJUAN HUKUM
  • Untuk mengatur tata tertib masyarakat secara damai dan adil.
  • Untuk menjaga kepentingan tiap manusia supaya kepentingan itu tidak dapat diganggu.
  • Untuk menjamin adanya kepastian hukum dalam pergaulan masyarakat.
  • Untuk melindungi masyarakat.
  • Untuk menyelesaikan pihak-pihak yang bermasalah secara damai.

PEMBAGIAN HUKUM MENURUT ISINYA
Hukum Privat (Hukum Sipil)
Hukum yang mengatur hubungan antara orang yang satu dan orang yang lain dengan menitikberatkan kepada kepentingan perorangan. Contoh: Hukum Perdata (hukum dagang, masalah pembagian warisan, utang piutang, masalah perceraian). 
Hukum Publik (Hukum Negara)
Hukum yang mengatur hubungan antara negara dengan alat-alat perlengkapan negara atau hubungan antarnegara dengan warga negara. Hukum publik ada empat macam, yaitu:
Hukum Tata Negara
Hukum yang mengatur bentuk dan susunan pemerintahan suatu negara serta hubungan kekuasaan antara alat-alat perlengkapan satu sama lain. 
Hukum Administrasi Negara
Hukum yang mengatur cara-cara menjalankan tugas dan kekuasaan alat-alat perlengkapan negara. 
Hukum Pidana
Hukum yang mengatur perbuatan-perbuatan apa yang dilarang dan memberikan pidana kepada siapa yang melanggarnya serta mengatur bagaimana cara-cara mengajukan perkara-perkara ke muka pengadilan. 
Hukum Internasional
Terdiri atas Hukum Perdata Internasional dan Hukum Publik Internasional.

ARTI PENTING HUKUM BAGI WARGA NEGARA
  • Untuk mencegah atau menghindari perbuatan menghakimi sendiri oleh warga negara.
  • Untuk menjamin terlaksananya hak-hak asasi warga negara.
  • Untuk melindungi pihak-pihak yang lemah dari tindakan sewenang-wenang yang dilakukan oleh pihak-pihak yang kuat.
  • Untuk menjamin terlaksananya hak dan kewajiban warga negara. 

Senam Lantai

SENAM
Senam adalah setiap bentuk latihan fisik yang disusun secara sistematis dengan gerakan-gerakan yang terencana untuk mencapai tujuan tertentu, misalnya daya tahan, kekuatan, kelenturan, keseimbangan dan koordinasi yang baik bahkan untuk membentuk tubuh yang ideal, memelihara kesehatan dan meningkatkan prestasi.

SENAM ARTISTIK
Menurut FIG (Federation International de Gymnastique) atau Federasi Senam Internasional, senam artistik adalah senam yang menggabungkan aspek tumbling dan akrobatik untuk mendapatkan efek-efek artistik dari gerakan-gerakan yang dilakukan. Ada beberapa perbedaan alat untuk senam artistik dari gerakan-gerakan yang dilakukan:
  • Senam Artistik Putra
    • Lantai (floor exercises)
    • Kuda-kuda pelana (pammel horse)
    • Kuda-kuda lompat (vaulting horse)
    • Gelang-gelang (ring)
    • Palang sejajar (paralel bars)
    • Palang tunggal (horizontal bars)
  • Senam Artistik Putri
    • Lantai (floor exercises)
    • Kuda-kuda lompat (vaulting horse)
    • Palang bertingkat (uneven bars)
    • Balok keseimbangan (balance bearn)

SENAM LANTAI
Senam lantai merupakan salah satu cabang olahraga yang mengandalkan aktivitas seluruh anggota tubuh, di mana seluruh gerakan dilakukan di atas lantai yang beralaskan matras tanpa melibatkan alat yang lain dengan luas lantai 12 x 12 meter dan tambahan 1 meter di setiap sisinya sebagai pengaman. Oleh karena itu, senam lantai dapat dikatakan sebagai olahraga dasar yang memerlukan komponen gerak/motorik. Misalnya: kecepatan, kekuatan, kelenturan, kelincahan, keseimbangan dan daya ledak. Senam lantai dan senam pada umumnya mempunyai manfaat yang sangat besar bagi pelakunya jika dilakukan secara teratur dalam jangka waktu yang cukup, antara lain:
  • Meningkatkan kesegaran jasmani.
  • Membentuk sikap tubuh yang lebih baik atau tegap.
  • Memberi rangsangan bagi pertumbuhan badan untuk anak-anak.
  • Melatih kondisi fisik seperti kekuatan, kelincahan, keseimbangan, keluwesan, dll.
  • Memberikan rasa tanggung jawab dan mengerti terhadap kesehatannya.

LATIHAN GERAKAN SENAM LANTAI
Meroda
Meroda adalah gerakan memutar tubuh ke samping bertumpu pada kedua tangan dengan kedua kaki terbuka lebar. Meroda dapat dilakukan ke arah kiri atau kanan. Gerakan ini memerlukan koordinasi gerakan yang baik, tanpa adanya koordinasi yang baik, maka siswa akan kesulitan untuk melakukan. 
Cara melakukan gerakan meroda sebagai berikut:
  • Sikap awal berdiri menyamping, kedua kaki dibuka agak lebar dan kedua tangan lurus ke atas membentuk huruf V, pandangan ke depan.
  • Jatuhkan badan ke samping kiri, letakkan telapak tangan kiri di samping kiri, kemudian kaki kanan diayun ke atas lurus.
  • Kemudian disusul dengan meletakkan telapak tangan kanan di samping tangan kiri.
  • Pada saat kaki kanan diayunkan, kaki kiri ditolakkan pada lantai sehingga kedua kaki terbuka atau serong ke samping dan lurus.
  • Kemudian letakkan kaki kanan ke samping tangan kanan, tangan kiri terangkat disusul dengan meletakkan kaki kiri di samping kaki kanan.
  • Badan terangkat dan kembali ke sikap awal.  
Dalam melakukan gerakan meroda seringkali terjadi kesalahan sebagai berikut:
  • Kedua siku kurang lurus atau bengkok.
  • Penempatan tangan pertama di lantai terlalu dekat dengan kaki.
  • Penempatan kedua tangan terlalu dekat/rapat.
  • Lemparan kaki kurang kuat.
  • Lemparan kaki ke arah depan, seharusnya ke atas.
  • Kaki kurang lurus atau bengkok.
  • Sikap kepala kurang mengadah.
  • Badan membungkuk, seharusnya agak melenting.
  • Kurang punya keberanian atau takut terjungkal. 

 

Guling Depan (Forward Roll)
Guling depan adalah gerak mengguling ke depan dengan urutan gerakan dimulai dari tengkuk, punggung, pinggang dan panggul bagian belakang. Gerakan guling depan dapat dilakukan dengan berbagai variasi, misalnya guling depan dari sikap awal jongkok, sikap awal berdiri, guling depan dengan kedua kaki terbuka, dan sebagainya. 
Cara melakukan gerakan guling depan sebagai berikut:
  • Jongkok dengan kedua tangan diletakkan di matras selebar bahu.
  • Angkat pinggul ke atas, kedua kaki lurus dan tumit diangkat.
  • Bengkokkan siku, masukkan kepala di antara kedua tangan.
  • Letakkan tengkuk, punggung, pinggang, panggul bagian belakang hingga badan berguling ke depan.
  • Pada saat berguling, kedua tangan segera memeluk kedua kaki. 
Dalam melakukan gerakan guling depan seringkali terjadi kesalahan sebagai berikut:
  • Kedua tangan dibuka terlalu lebar atau terlalu sempit.
  • Kedua tangan terlalu dekat atau terlalu jauh dari kaki.
  • Tumpuan kedua tangan kurang kuat.
  • Sikap kepala kurang menunduk.
  • Kepala diletakkan pada matras, seharusnya tengkuk atau pundak yang diletakkan pada matras.
  • Sikap badan kurang bulat atau tegang. 

 

Guling Lenting (Neck Kip)
Guling lenting adalah gerakan melentingkan badan ke depat atas dengan lemparan kedua kaki dan tolakkan kedua tangan. Lemparan kedua kaki dan tolakan kedua tangan tersebut dilakukan pada saat badan dalam posisi setengah guling. 
Cara melakukan gerakan guling lenting sebagai berikut:
  • Sikap awal seperti gerakan guling depan.
  • Lakukan gerakan setengah guling depan, yaitu pada saat pundak menempel pada matras lecutkan kedua kaki ke depan atas dan kedua tangan menolak sehingga badan melayang membusur.
  • Kemudian kedua kaki mendarat secara bersama-sama dan rapat, serta gerakan pinggul didorong ke depan.
  • Sikap akhir berdiri tegak kedua tangan diluruskan ke depan.  
Dalam melakukan gerakan guling lenting seringkali terjadi kesalahan sebagai berikut:
  • Badan kurang melenting atau membusur.
  • Lecutan kedua kaki ke depan atas kurang kuat.
  • Kedua lutut kurang lurus atau bengkok.
  • Pada saat mendarat kedua kaki terbuka, seharusnya rapat/
  • Tolakan kedua tangan kurang kuat.