LOKASI
Kedudukan suatu objek di permukaan bumi. Dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:
Lokasi Absolut
Lokasi yang berdasarkan letak astronomis.
Lokasi Relatif
Lokasi yang berdasarkan kondisi ruang.
JARAK
Faktor pembatas antara satu dengan yang lain. Dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:
Jarak Absolut
Jarak sebenarnya.
Jarak Relatif
Jarak yang berdasarkan faktor tertentu, seperti waktu, dll.
KETERJANGKAUAN
Kemudahan untuk mencapai lokasi tertentu,
POLA
Tatanan geometris yang beraturan dalam ruang.
MORFOLOGI
Gejala geografi yang membentuk permukaan bumi.
AGLOMERASI
Mengungkapkan kecenderungan persebaran geografis yang mengelompok.
NILAI KEGUNAAN
Nilai suatu objek bebeda dilihat dari fungsinya.
INTERAKSI / INTERDEPENDENSI
Menyebabkan ketergantungan antarwilayah.
DIFERENSIASI AREAL
Fenomena menyebabkan suatu wilayah berbeda dengan wilayah lainnya.
KETERKAITAN RUANGAN
Gejala dan fenomena saling berkaitan dalam ruang.
GEOGRAFI ORTODOKS
Geografi yang melakukan kajian terhadap suatu wilayah (geografi regional) dan analisis terhadap sifat-sifat sistematiknya (geografi sistematik). Macam-macam geografi ortodoks:
Geografi Filsafat
Geografi yang melakukan kajian terhadap hakikat, sebab, asal, dan hukum yang berkenaan dengan bidang geografi.
Geografi Sistematik
Terdiri atas:
Geografi Fisik
Geografi yang melakukan kajian terhadap fenomena-fenomena fisik geosfer dan lingkungannya.
Geografi Manusia
Geografi yang melakukan kajian terhadap aktivitas manusia.
Geografi Regional
Geografi yang melakukan kajian terhadap perwilayahan (zona) dan kultural.
Geografi Teknik
Geografi yang melakukan kajian terhadap bidang teknik dalam geografi,
GEOGRAFI TERINTEGRASI
Kajian geografi berupa perpaduan antara elemen-elemen geografi sistematik dan geografi regional, sehingga geografi terintegrasi disebut juga geografi terpadu.
SOSIOLOGI DENGAN ANTROPOLOGI
Hubungan
antara sosiologi dengan antropologi cukup erat sehingga agak sulit untuk
dibedakan. Jika sosiologi memiliki objek kajian masyarakat manusia secara luas,
sedangkan antropologi memiliki objek kajian berupa kebudayaan manusia.
SOSIOLOGI DENGAN EKONOMI
Pada
hakikatnya, ilmu ekonomi hanya mempelajari usaha-usaha manusia dalam masyarakat
untuk memenuhi kebutuhan materiil dan bahan-bahan (barang dan jasa) yang
jumlahnya terbatas. Ilmu ekonomi hanya mempelajari dari segi ekonomi, sedangkan
sosiologi mempelajari unsur-unsur kemasyarakatan secara keseluruhan.
SOSIOLOGI DENGAN ILMU POLITIK
Ilmu
politik mempelajari suatu segi khusus dari kehidupan masyarakat yang menyangkut
soal kekuasaan. Yang dipelajari ilmu politik adalah upaya untuk memperoleh
kekuasaan, usaha mempertahankan kekuasaan, penggunaan kekuasaan, dan bagaimana
menghambat penggunaan kekuasaan. Sedangkan sosiologi memusatkan perhatian pada
segi-segi masyarakat yang bersifat umum dan berusaha mendapatkan pola-pola umum
dalam kehidupan bermasyarakat.
SOSIOLOGI DENGAN SEJARAH
Sosiologi
dan sejarah sama-sama merupakan ilmu sosial yang menelaah kejadian-kejadian dan
hubungan-hubungan yang dialami manusia. Tetapi, sejarah lebih memfokuskan diri
pada peristiwa-peristiwa di masa lampau.
SOSIOLOGI DENGAN ILMU JIWA
Sosiologi
adalah cabang dari ilmu jiwa yang meneliti perilaku manusia sebagai individu,
menyelidiki tingkat kepandaian seseorang atau kemampuannya, keadaan jiwanya,
dsb. Ilmu jiwa sosial juga mempelajari pengalaman dan tingkah laku individu sebagaimana
telah dipengaruhi atau ditimbulkan oleh situasi-situasi sosial.
SOSIOLOGI DENGAN MATEMATIKA
Sosiologi
juga memiliki hubungan dengan matematika. Dalam sebuah penelitian sosiologi,
digunakan angka-angka matematis, seperti data statistik, sebagai salah satu
alat analisis.