Selasa, 05 April 2011

Tindakan Heroik Melawan Jepang di Indonesia

YOGYAKARTA
Perebutan kekuasaan di Yogyakarta dimulai pada tanggal 26 September 1945. Mereka memaksa pihak Jepang untuk menyerahkan semua kantor mereka kepada orang Indonesia. Akhirnya, kantor tersebut berhasil dikuasai pada tanggal 7 Oktober 1945.

SEMARANG
Tanggal 15 - 20 Oktober 1945 terjadi pertempuran di Semarang yang kemudian dikenal sebagai "Pertempuran Lima Hari". Insiden ini bermula dari wafatnya dr. Kariadi yang sedang memeriksa keadaan air minum di Candi yang diisukan telah diracuni oleh Jepang.

MAKASSAR
Bersama dr. Ratulangie, rakyat merebut studio radio dan markas polisi Jepang pada tanggal 28 Oktober 1945.

GORONTALO
Pada tanggal 13 September 1945, para pemuda Gorontalo merebut markas Jepang.

PULAU SUMBAWA
Pada bulan Desember 1945, para pemuda merebut senjata dari Jepang. Terjadi bentrokan di wilayah Gempe, Sape dan Raba.

BALI
Pada tanggal 13 Desember 1945, secara serentak melakukan penyerangan terhadap Jepang, namun mengalami kegagalan karena persejataan Jepang yang lebih kuat dari persenjataan rakyat Bali.

BANDA ACEH
Tanggal 6 Oktober 1945, masyarakat Aceh membentuk Angkatan Pemuda Indonesia (API). Enam hari kemudian, pihak Jepang melarang berdirinya organisasi itu. Akhirnya, terjadi peluncutan senjata di Langsa, Lho Nga dan Ulee Lheue.

PALEMBANG
Dibawah pimpinan dr. A.K. Gani, residen Sumatera Selatan, rakyat melakukan upacara pengibaran bendera merah putih pada tanggal 8 Oktober 1945. Pada saat itu, tidak terjadi insiden karena orang Jepang telah menghindar ketika terjadi demonstrasi.

BALIKPAPAN
Pada tanggal 14 November 1945, sekitar 8.000 orang berkumpul di depan markas sekutu sambil membawa bendera merah putih.

LAMPUNG
BKR (Badan Keamanan Rakyat) dan para pemud berhasil meluncuti senjata Jepang di Teluk Betung, Kalianda dan Manggala.

BANDUNG
Para pemuda berhasil merampas panser Jepang, senjata di gudang dan pabrik senjata di Lapangan Terbang Andir (sekarang bernama Bandara Husein Sastranegara).

SURABAYA
Bulan September 1945, rakyat Surabaya merebut senjata di gudang Don Bosco dan pemancar radio di Embong, Malang, Jawa Timur. Pada tanggal 1 Oktober 1945, rakyat merebut Markas Kempetai (polisi rahasia) di Surabaya.

JAKARTA
BKR dan para pemuda menyerbu gudang senjata Jepang di Cilandak.

SURAKARTA
Terjadi pertempuran rakyat Surakarta dengan Jepang di Markas Kempetai Surakarta, Jawa Tengah.