Faktor yang Memengaruhi Keinginan Manusia dalam Memenuhi Kebutuhan

LINGKUNGAN ALAM
Kebutuhan manusia disesuaikan dengan lingkungan alamnya. Contoh: orang-orang yang tinggal di daerah tropis banyak mengonsumsi pakaian berbahan tipis. Sedangkan orang yang tinggal di daerah dingin banyak mengonsumsi pakaian berbahan tebal. Ini berarti lingkungan alam memberi pengaruh terhadap manusia dalam memenuhi kebutuhannya.

MODE
Orang cenderung ingin memenuhi kebutuhannya sesuai dengan mode terakhir (up to date) agar tidak ketinggalan zaman. Contoh kebutuhan yang mengikuti mode, antara lain pakaian, mobil, rumah, handphone dan perhiasan.

PERADABAN
Kebutuhan manusia selalu mengikuti perkembangan peradaban. Makin tinggi peradaban manusia, kebutuhan semakin meningkat, baik jumlah, macam, maupun mutunya. Contoh: pada awal kemerdekaan RI, orang Indonesia belum banyak yang membutuhkan alat komunikasi HP, tetapi dengan kemajuan teknologi dan ekonomi, kebutuhan alat komunikasi sekarang ini merupakan kebutuhan pokok.

ADAT ISTIADAT (TRADISI)
Adat istiadat yang ada di daerah satu dengan daerah yang lain berbeda. Hal ini sesuai dengan adat istiadat (kebiasaan) daerah tersebut. Kebutuhan adat istiadat tersebut harus dipenuhi, sesuai dengan kebutuhannya. Contoh: perbedaan dalam menyelenggarakan pesta pernikahan antara orang Jawa dengan orang Sunda.

AGAMA
Agama adalah kebutuhan rohani yang penting bagi manusia. Untuk menyelenggarakan peribadatan tersebut, setiap pemeluk agama membutuhkan tempat untuk beribadah.

MATA PENCAHARIAN
Kebutuhan manusia yang banyak dan beraneka ragam tersebut harus dapat dipenuhi. Pemenuhan kebutuhan tersebut dipengaruhi oleh mata pencaharian sesuai dengan sifat pekerjaannya. Contoh: masyarakat petani membutuhkan alat-alat pertanian, seperti bajak, cangkul, sabit, traktor, bibit unggul dan irigasi.

BARANG PENGGANTI (SUBSTITUSI)
Barang-barang yang dibutuhkan manusia, terkadang tidak tersedia. Kalaupun tersedia, harganya mahal. Untuk memenuhi kebutuhannya, maka manusia memerlukan barang pengganti (substitusi). Di antaranya dengan mencari barang yang harganya lebih murah. Contoh: harga sabun mandi merek X mahal, sebagai penggantinya maka seseorang bisa membeli sabun merek Y yang harganya lebih murah.

PENDAPATAN
Jumlah dan jenis kebutuhan seseorang tidak terlepas dari pendapatan yang diperolehnya. Semakin besar pendapatan seseorang, semakin banyak dan besar pula kebutuhan yang harus dipenuhi.

KEBIASAAN KONSUMEN
Kebiasaan konsumen dalam mengonsumsi kebutuhan pokok berbeda-beda, tergantung dari kebiasaannya. Contoh: makanan pokok orang Jawa dan Sumatra sebagian besar adalah nasi, sedangkan orang Maluku dan Irian Jaya mengonsumsi sagu sebagai makanan pokok.

HARGA BARANG DAN JASA
Apabila harga barang dan jasa mengalami penurunan, orang akan memenuhi kebutuhan terhadap barang dan jasa yang semula belum terpenuhi. Contoh: harga televisi berwarna untuk saat ini mengalami penurunan, maka bagi yang belum bisa memenuhi kebutuhan televisi berwarna bisa segera memenuhi sebelum harganya naik kembali.

BENCANA
Apabila terjadi bencana, baik bencana alam atau karena kecerobohan manusia, maka timbul keinginan orang untuk menanggulanginya. Oleh karena itu, timbul keinginan untuk memenuhi kebutuhan akan barang guna menanggulangi bencana. Contoh: orang membutuhkan masker untuk mengurangi bencana asap akibat pembakaran hutan.

PENDIDIKAN
Tinggi rendahnya tingkat pendidikan seseorang akan banyak memengaruhi keinginan seseorang dalam memenuhi kebutuhan. Semakin tinggi tingkat pendidikan yang ditempuh, semakin banyak pula biaya yang dikeluarkan. Saat ini, lembaga pendidikan (sekolah, tempat kursus, tempat pelatihan) memberikan fasilitas lebih (laboratorium komputer, ruangan AC, jaringan internet) sehingga biaya yang dikeluarkan semakin banyak. Contoh: untuk biaya pendidikan di tingkat perguruan tinggi, biayanya lebih mahal dibanding dengan biaya pendidikan di tingkat SMA, SMP, SD, ataupun TK. (tergantung fasilitas yang diberikan oleh sekolah masing-masing).

FISIK
Kondisi fisik seseorang sangat memengaruhi tingkat kebutuhannya, karena manusia diciptakan berbeda-beda. Kondisi yang demikian memengaruhi tingkat kebutuhannya. Contoh: perempuan membutuhkan alat kosmetik untuk menambah kecantikan, sedangkan laki-laki tidak begitu membutuhkannya.