Proses Sosialisasi dalam Pembentukan Kepribadian Individu

Buka di sini untuk melihat posting tentang sosialisasi.

Dalam sosiologi, istilah kepribadian dikenal dengan sebutan diri (self). Sosialisasi bertujuan membentuk diri seseorang agar dapat bertindak dan berperilaku sesuai dengan nilai dan norma yang dianut oleh masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.

Secara umum, ada empat tahap perkembangan diri manusia, yaitu:
Tahap Persiapan (Preparatory Stage)
Dialami infividu sejak lahir ke dunia. Tahap ini merupakan tahap pemahaman terhadap diri sendiri. Anak mulai melakukan tindakan meniru meskipun belum sempurna.

Tahap Meniru (Play Stage)
Pada tahap ini, anak dapat meniru perilaku orang dewasa dengan lebih sempurna. Pada tahap ini anak sudah menyadari mengenai dirinya dan orang-orang terdekatnya serta mampu memahami suatu peran.

Tahap Siap Bertindak (Game Stage)
Pada tahap ini imitasi yang dilakukan anak mulai berkurang dan diganti dengan kesadaran penuh atas perannya dalam keluarga dan masyarakat. Pada tahap ini interaksi sosial sering terjadi dan anak menyadari mengenai peraturan yang berlaku.

Tahap Penerimaa Norma Kolektif (Generalized Stage)
Anak sudah mencapai proses pendewasaan dan mengetahui dengan jelas mengenai kehidupan bermasyarakat. Anak sudah mampu memahami peran yang seharusnya dilakukan dalam masyarakat.

Faktor-faktor pembentuk kepribadian:
Warisan biologis (keturunan), lingkungan fisik (geografis), kebudayaan, pengalaman kelompok, dan pengalaman unik.