Rabu, 08 Juni 2011

Bentuk-Bentuk Perubahan Makna

Perluasan (Generalisasi)
Terjadi apabila makna suatu kata lebih luas dari makna asalnya. 

Contoh: 
berlayar 
(makna asal) mengarungi lautan dengan kapal layar
(makna sekarang) mengarungi lautan dengan berbagai alat
bapak
(makna asal) orang tua laki-laki
(makna sekarang) orang laki-laki yang layak dihormati

Penyempitan (Spesialisasi)
Terjadi apabila makna suatu kata lebih sempit cakupannya dari makna asalnya.

Contoh:
sarjana
(makna asal) sebutan untuk orang yang ahli dalam bidang tertentu
(makna sekarang) tamatan S1
pendeta
(makna asal) ahli agama
(makna sekarang) guru agama Kristen Protestan

Ameliorasi
Perubahan makna kata yang nilai rasanya lebih tinggi dari asalnya.

Contoh:
wanita
(manka asal) nilainya rendah
(makna sekarang) nilainya lebih terhormat

Peorasi
Perubahan makna kata yang nilai rasanya lebih rendah dari asalnya.

Contoh:
gerombolan
(makna asal) orang-orang yang berkelompok
(makna sekarang) pengacau 

Sinentesia
Perubahan makna akibat pertukaran tanggapan antara dua indera yang berbeda.

Contoh:
kata-katanya pedas
(makna asal) indera pengecap
(makna sekarang) indera pendengar

Assosiasi
Perubahan makna kata yang terjadi akibat persamaan sifat.

Contoh:
beri saja dia amplop, pasti segala urusanmu menjadi mudah.
(makna asal) tempat untuk menyimpan surat atau uang
(makna sekarang) uang yang beramplop, suap